Setelah El Nino Indonesia Diprediksi Alami La Nina, Kapan Terjadi dan Apa Bedanya

- 20 Mei 2024, 21:50 WIB
BMKG Sebut El Nino Masih Berlangsung dengan Indeks 1,59
BMKG Sebut El Nino Masih Berlangsung dengan Indeks 1,59 /BMKG/

PORTAL BREBES - Setelah mengalami dampak el nino, Indonesia juga diprediksi akan mengalami la nina.

 

La nina diprediksi terjadi di Indonesia pada semester 2 2024 atau di bulan Juli sampai dengan Agustus 2024.

La nina di prediksi tidak akan terjadi di semua wilayah Indonesia. Hanya sebagian saja yang mengalaminya seperti sebagian Sumatera dan Kalimantan.

Baca Juga: Daftar Sekolah Kedinasan Lulus Langsung PNS?, Berikut Cara Buat Akun SSCASN

Lantas apa perbedaan antara el nino dan la nina. Baik el nino dan el nina sama-sama adalah kondisi cuaca ekstrem samudra pasific yang berdampak pada iklim global, namun keduanya memiliki perbedaan.

El nino terjadi saat permukaan suhu permukaan samudra pasific meningkat. Hal itu mengakibatkan meningkatnya potensi awan di daerah tersebut. Sementara di Indonesia berdampak pada menurunya curah hujan.

Sedangkan la nina merupakan kondisi dimana suhu permukaan samudra pasific menurun. Hal itu mengakibatkan pembentukan awan juga menurun. Dampak yang dirasakan di Indonesia adalah curah hujan yang tinggi.

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetyo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah