Jack Ma Hilang Bak Ditelan Bumi, Apa Yang Menimpanya Pasca Mengkritik Penguasa

- 3 Januari 2021, 09:34 WIB
Founder Alibaba Grup, Jack Ma: Jack Ma angkat bicara soal Bill Gates yang belakangan tengah ramai dalam teori konspirasi yang dibuat masyarakat terkait pandemi Covid-19. //ANTARA
Founder Alibaba Grup, Jack Ma: Jack Ma angkat bicara soal Bill Gates yang belakangan tengah ramai dalam teori konspirasi yang dibuat masyarakat terkait pandemi Covid-19. //ANTARA /

PORTAL BREBES - Miliarder teknologi China Jack Ma menghilang bak ditelan bumi. Pertanyaan soal keberadaan Ma mengemuka setelah ia tidak hadir dalam final acara reality show yang dibintanginya dan menempatkannya juri dalam program untuk wirausahawan pemula itu.

Bahkan acara final untuk acaranya tersebut di bulan November itu akhirnya berlangsung tanpa kehadirannya.

Padahal, beberapa minggu sebelum final pada bulan November, Ma telah men-tweet bahwa dia 'tidak sabar' untuk bertemu para kontestan. Namun tweet itu seakan menjadi tweet terakhirnya karena sejak saat itu akun Twitter ayah tiga anak itu membisu. Padahal akun tersebut selama ini secara teratur mencuit setiap hari.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu 3 Januari 2021, keberadaan orang terkaya di China tersebut seakan menjadi misteri setelah dia mengkritik rezim.

Baca Juga: Cek Status Vaksinasi, Ada di Aplikasi PeduliLindungi, Begini Cara Mengeceknya

Pria berusia 56 tahun yang menjadi orang terkaya di di China dari pembuatan Alibaba, Amazon versi Asia, sebelumnya seakan merupakan anak untuk rezim komunis tersebut.

Tetapi penguasa China tampaknya berbalik melawannya setelah dia mengkritik regulator dan bank milik negara pada konferensi teknologi keuangan pada bulan Oktober.

Meskipun menjadi salah satu pengusaha paling sukses di China, Ma semakin bentrok dengan rezim terkait preferensinya tentang keterbukaan ekonomi. Ma mengkritik kebijakan pemerintah China dengan mengatakan bahwa yang dilakukan regulator setempat terlalu berhati-hati dan membuat inovasi jadi berkurang.

Hingga baru-baru ini, dia telah menjadi penyorot utama pendekatan unik China untuk menghasilkan kekayaan dengan melepaskan kekuatan pasar dalam kerangka kerja komunis yang dikontrol ketat.

Baca Juga: Andika Kangen Band Positif Covid-19, Dirawat di Rumah Sakit LampungBaca Juga: Andika Kangen Band Positif Covid-19, Dirawat di Rumah Sakit Lampung

Sejak saat itu Ma terhantam kasus penyelidikan aktivitas dugaan monopoli yang dilakukan Alibaba Group. Ant Group juga diundang oleh pemerintah setempat untuk dibimbing menerapkan pengawasan keuangan, kompetisi yang ada dan melindungi hak serta kepentingan dari konsumen.

Ma yang menikah dengan Cathy Zhang dan menghilang sama sekali dari pandangan publik sejak kritiknya seakan menjadi misteri. Terlebih pihak berwenang juga telah mengumumkan penyelidikan anti-monopoli ke Alibaba.

Terkait hal itu, Beijing memang memiliki sejarah tindakan kejam terhadap kritik internalnya. Pada bulan Maret lalu misalnya, seorang taipan properti menghilang setelah dia menyebut Presiden Xi Jinping sebagai 'badut' karena penanganannya terhadap krisis virus corona.

Temannya Ren Zhiqiang mengatakan mereka tidak bisa menghubunginya dan enam bulan kemudian dia dijatuhi hukuman 18 tahun penjara setelah dia 'secara sukarela dan jujur ​​mengaku' atas berbagai kejahatan korupsi.

Juga yang menimpa Xian Jianhua, seorang pemodal miliarder, diculik dari sebuah hotel di Hong Kong pada tahun 2017 dan dibawa ke China daratan. Dia dikatakan masih dalam tahanan rumah lebih dari tiga tahun kemudian, tanpa kabar resmi dan lokasinya.***

Editor: Marsis Santoso

Sumber: Daily Mail


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x