Tips Mengurangi Sakit Leher Setelah Bangun Tidur dan Pencegahannya

- 29 September 2023, 19:30 WIB
Ilustrasi sakit leher.
Ilustrasi sakit leher. /Pexels/Karolina Grabowska/

PORTAL BREBES - Sakit leher atau nyeri leher merupakan kondisi umum yang terjadi di mana seseorang mengalami rasa tidak nyaman atau nyeri pada area leher.

Sakit leher termasuk gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh siapa saja. Leher terdiri dari tulang belakang (tengkorak hingga tengkuk), ligamen, dan otot leher. Setiap kelainan atau gangguan pada salah satu bagian tersebut dapat menyebabkan sakit leher.

Dikutip dari rsudciawi.bogorkab.go.id, ketika tidur Kita tidak sadar saat melakukan perubahan posisi. Posisi leher yang salah akan menyebabkan sakit leher di pagi hari pada saat bangun tidur.

Baca Juga: Osteoarthritis, Nyeri Sendi yang Sering Ditafsirkan Secara Keliru

Rasa sakit di tengkuk kadang disertai pusing, sangat tidak nyaman untuk beraktivitas. Orang biasa menghubungkan nyeri leher ini dengan 'salah bantal'.

Memang ada benarnya salah posisi bantal bisa menyebabkan ketegangan otot leher. Meskipun bisa saja saat menjelang tidur Kita sudah benar menggunakan bantal, tetapi terjadi perubahan posisi saat tidur yang menyebabkan leher tertekuk dalam waktu lama.

Posisi leher yang salah ini menyebabkan ketegangan berlebih pada otot disekitar leher, tengkuk, bahu dan daerah sekitarnya yang menimbulkan rasa sakit.

Baca Juga: Bisa Dijajal! 10 Cara Redakan Nyeri Haid Tanpa Obat

Kebanyakan sakit leher setelah bangun tidur tidak berbahaya, dan sebagian besar dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, sakit leher yang berat dan terus menerus perlu observasi dan penanganan dokter.

Untuk sakit leher biasa, tips berikut ini dapat mengurangi rasa sakit serta mempercepat proses penyembuhan, di antaranya:

1. Kompres dingin dan hangat

Masukkan es dalam plastik yang telah diberi sedikit air dan taruh di tempat yang sakit. Pemberian kompres dingin bertujuan untuk mengurangi rasa sakit serta menghambat pembentukan asam laktat. Setelah kompres dingin lanjutkan dengan kompres hangat.

Secara alami otot akan mengendur saat dihangatkan. Kompres hangat pada bagian leher yang sakit mampu meredakan ketegangan otot pada leher. Mandi dengan air hangat juga dapat mengurangi ketegangan otot.

Baca Juga: Tips Mengatasi Nyeri Ulu Hati, Salah Satunya Jaga Berat Badan

2. Pijat ringan

Pemijatan melancarkan aliran darah ke bagian yang dipijat. Minta bantuang orang lain untuk memijat leher dan bahu anda.

3. Streching

Streching atau peregangan membantu mengembalikan elastisitas otot leher sehingga rasa sakit akan berkurang. Lakukan Streching dengan perlahan untuk menghindari cedera.

4. Gerakan Terapetik

Setelah melakukan streching lanjutkan dengan gerakan kepala. Gerakan yang benar dapat mempercepat penyembuhan.

Baca Juga: Sering Sakit Pinggang? Jangan Anggap Remeh! Ini Gejalanya

- Gerakan kepala ke atas dan kebawah, dagu keatas kearah langit-langit kemudian turun tempelkan dagu di dinding dada. Lakukan berulang-ulang

- Pada saat menunduk, gerakan kepala ke sisi samping kanan dan kiri.

Gerakan ini akan meregangkan otot belakang leher. Kemudian tengadahkan kepala, dan gerakan kesamping kanan dan kiri untuk meregangkan otot bagian depan.

- Putar kepala dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Lakukan gerakan-gerakan tersebut dengan perlahan-lahan.

 Untuk pencegahan sakit leher setelah bangun tidur, Kita bisa melakukan tips berikut:

Baca Juga: Kenali Dirimu Lebih Dalam dengan Johari Window

  1. Gunakan bantal yang empuk dan lembut.

Bantal yang empuk akan menyebarkan beban diseluruh permukaan leher dan kepala. Selain menghindari tertekuknya leher, bantal yang empuk juga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

  1. Lurus

Pada saat akan tidur sebaiknya posisikan tubuh miring dengan menjaga agar tulang punggung, leher dan kepala tetap berada dalam garis lurus.

Posisi kepala tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Namun, penting untuk segera mencari perawatan medis jika sakit leher Anda semakin parah, berlangsung lama, dan disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan.

Dengan penanganan yang tepat, komplikasi sakit leher dapat dicegah atau dikelola dengan baik.***

Editor: DR Yogatama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah