Lima Jenazah Laskar FPI Dimakamkan di Ponpes Agrokultural Megamendung, Bogor

9 Desember 2020, 17:58 WIB
Begini suasana proses penghantaran 5 jenazah anggota Laskar FPI di Markaz Syariah FPI, Pondok Pesantren Agrokultural, Megamendung Bogor.* /Twitter @17agustus98 /



PORTAL BREBES - Lima Jenazah laskar FPI yang meninggal dalam insiden Tol Karawang dimakamkan di Markaz Syariah FPI Pondok Pesantren (Ponpes) Agrokultural, Desa Kuta, Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu 9 Desember 2020.

Kelima jenazah tersebut masing-masing Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25).

Sementara jenazah Muhammad Reza (20) dimakamkan oleh pihak keluarga. Pemkaman kelima jenazah di Ponpes Agrokultural, itu berjalan tertib dan lancar sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

"Suasana di area sekitar pemakaman para syuhada FPI. Terimakasih untuk umat yang antusias ikut mengantar namun bisa tertib,"

Baca Juga: Penyelidikan Baku Tembak di Tol Cikampek Diambil Alih Mabes Polri

"Kami memang meminta umat untuk tidak semua memasuki area agar tetap menjaga Protokol Kesehatan," tulis admin @17Agustus98 yang mengunggah video dan foto prosesi pemakaman.

Dikutip dari IsuBogor.Com pada artikel bertajuk, Proses Pemakaman 5 Anggota Laskar FPI di Megamendung Bogor Berlangsung Tertib, sementara itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin mengaku tak ingin terulang seperti saat kedatangan Habib Rizieq yang menimbulkan kerumunan, pihaknya sudah mengerahkan personil gabungan dilokasi.

"Satgas Covid-19 dari Pemkab, Polres, Kodim, dan seluruh pihak lainnya sudah mengantisipasi jangan sampai terjadi kerumunan yang melanggar prokes (protokol kesehatan),” ungkap Ade.

Ade yang juga Bupati Bogor itu mengaku, sebelum kedatangan hingga akhirnya dimakamkan, pihaknya sudah berkordinasi dengan semua pihak, baik unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor maupun pihak FPI.

Baca Juga: PWI Dorong Wartawan Melakukan Investigasi Untuk Mengungkap Kasus Kematian Anggota FPI

"Alhamdulillah dan terimakasih berlangsung lancar maupun tertib berkat koordinasi semua pihak," ujarnya.

Menurutnya, menyiagakan pasukan itu merupakan bentuk antisipasi. “Yang jelas kita sudah mengantisipasi dan semua sudah sesuai protokol kesehatan, tidak lagi ada kerumunan besar seperti sebelumnya," ujarnya.

Sekedar diketahui, Ade Yasin diagendakan akan dimintai keterangan atau klarifikasi oleh Polda Jawa Barat pada Selasa 15 Desember 2020. mendatang. Klarifikasi itu akibat kerumunan saat menyambut kedatanan Habib Rizieq beberapa waktu yang lalu.

“Kita akan koperatif. Kita juga tidak mau disalahkan dalam situasi seperti itu, karena kita juga sudah berusaha mengendalikan situasi sesuai prosedur,” ungkapnya.***

Editor: Marsis Santoso

Sumber: isu bogor

Tags

Terkini

Terpopuler